Berkendara Dibawah Cuaca Hujan, Hati – Hati Lewati Lubang Jalan dan Lumpur

Sumber Gambar : http://dealertoyotagresik.com

Hujan lebat yang turun saat Anda berkendara dapat menjadi masalah dalam perjalanan Anda. Oleh karena itu Anda harus berhati – hati dan lebih perhatian dalam berkendara.

Ada beberapa potensi masalah yang sering muncul saat hujan turun. Salah satunya adalah lubang di jalan. Ini biasanya  sangat berbahaya apalagi saat hujan lebat mengguyur. Saat hujan lebat, genangan air biasanya menutupi permukaan jalan. Kondisi jalan pun menjadi tidak terlihat.

Begitu juga dengan lubang jalan yang terlalu dalam. Jika mobil tanpa sengaja melibas lubang yang dalam, kaki-kaki mobil bisa rusak jika mobil menghantamnya dalam kecepatan tinggi. Parahnya mobil juga bisa hilang kendali dan indsiden yang tidak diinginkan bisa saja terjadi.

Oleh karena itu ada baiknya Anda tidak berkendara dengan kecepatan tinggi saat melewati jalan yang asing bagi Anda di waktu hujan lebat dan ditutupi oleh genangan air.  Turunkan kecepatan sebelum melewati jalan tersebut agar Anda bisa mewaspadai medan jalan.

Salah satu cara aman berkendara pada saat hujan adalah dengan mengurangi kecepatan. Hujan deras ataupun ringan bisa saja mendatangkan bahaya jika kita melaju dengan kencang. Hujan ringan sering membuat jalanan jadi licin karena materi-materi halus seperti debu, Lumpur dan material lain yang berada di permukaan jalan tidak tersapu bersih oleh air. Malahan material-material ini bersatu dengan air dan menjadikan jalanan licin saat dilewati. Mengurangi kecepatan berarti mengurangi resiko tergelincir.

Pada jalan yang sedang ada rekontruksi gorong-gorong, kadang kita harus berjalan diatas lempeng baja contoh Perlintasan Kereta Api/Rel, penutup lubang saat pemugaran jalan dll. Jika kondisi basah dan sedikit berlumpur, lempeng baja akan menjadi sangat licin. Melintas dengan perlahan dan hati-hati.

Jalan dengan banyak pasir, berlumpur atau banyak daun kering Jalan seperti ini juga bisa membuat kita kehilangan kontrol kemudi atau ban selip. Cara terbaik memang dengan menghindari, namun jika sudah terlalu dekat akan sangat berbahaya untuk berbelok-belok menghindar. Sebaiknya kurangi kecepatan dan melintas secara perlahan.

Selain jalan yang berlubang, lumpur juga dapat menjadi masalah saat berkendara dibawah hujan. Saat hujan lebat terkadang objek seperli lumpur  terciprat ke kaca. Nah jika ini terjadi, sebelum membersihkannya dengan wiper, ada baiknya Anda lunakkan dahulu lumpur yang menyiprat ke kaca dengan washer terlebih dahulu.

Dengan begini friksi antara kotoran dan kaca akibat digesekkan oleh wiper akan berkurang. Jika tidak kaca Anda berpotensi menjadi baret. Kaca yang baret tentu saja meminimalisir visibilitas karena cahaya yang diteruskan kaca ke dalam kabin akan menjadi bias dan berpendar.

Seringnya melibas air, menyebabkan besi-besi di bagian kolong sering basah dan lembab. Jika tidak sering dibersihkan, kotoran-kotoran yang terdiri dari berbagai macam zat kimia yang menempel pada logam-logam itu akan menyebabkan karat dan keropos. Usahakan tidak kurang dari 24 jam saat kena kotoran untuk segera ke cucian mobil membersihkan semua kotoran yang menempel, termasuk yang di kolong.

Letaknya yang berada di bawah sering menyebabkan luput dari perhatian. Pada saat musim hujan dimana mobil Anda banyak melibas genangan air, ada baiknya Anda lebih sering memperhatikan kondisi kolong.


Sumber : kompas
Berkendara Dibawah Cuaca Hujan, Hati – Hati Lewati Lubang Jalan dan Lumpur Berkendara Dibawah Cuaca Hujan, Hati – Hati Lewati Lubang Jalan dan Lumpur Reviewed by DM on April 14, 2017 Rating: 5

No comments

Blogroll